Puasa seharusnya tidak membuat tubuh terasa lemas sepanjang hari. Namun kenyataannya, banyak orang mengeluhkan badan mudah capek, kurang fokus, bahkan mengantuk saat menjalankan puasa. Kondisi ini biasanya bukan karena puasanya, tetapi karena pola makan dan kebiasaan yang kurang tepat.
Agar tubuh tetap bertenaga dari sahur hingga berbuka, ada beberapa hal penting yang sering diabaikan. Jika kamu sering merasa lemas saat puasa, mungkin kamu belum melakukan lima hal berikut ini.
1. Memilih Menu Sahur yang Tepat
Sahur adalah “bahan bakar” utama tubuh selama berpuasa. Jika menu sahur hanya terdiri dari makanan tinggi gula atau karbohidrat sederhana, energi akan cepat naik lalu turun drastis.
Agar energi bertahan lebih lama, pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum. Lengkapi juga dengan protein seperti telur, ayam, tahu, atau tempe serta sayur dan buah agar tubuh mendapatkan nutrisi yang seimbang.
2. Minum Air yang Cukup
Dehidrasi adalah salah satu penyebab utama tubuh terasa lemas saat puasa. Banyak orang hanya minum sedikit air saat sahur dan berbuka, sehingga tubuh kekurangan cairan sepanjang hari.
Biasakan memenuhi kebutuhan cairan dengan pola minum yang cukup, misalnya dengan membagi konsumsi air antara berbuka, setelah makan malam, dan saat sahur. Dengan tubuh yang terhidrasi dengan baik, energi akan lebih stabil selama berpuasa.
3. Tidak Melewatkan Sahur
Sebagian orang memilih tidak sahur karena malas bangun atau merasa masih kenyang dari makan malam. Padahal, melewatkan sahur membuat tubuh kekurangan energi sejak awal hari.
Sahur membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sehingga tubuh tidak mudah lemas. Meskipun sederhana, sahur tetap lebih baik daripada tidak makan sama sekali.
4. Tetap Bergerak dan Beraktivitas
Banyak orang mengira bahwa saat puasa sebaiknya mengurangi aktivitas agar tidak lelah. Padahal, terlalu banyak diam justru bisa membuat tubuh terasa semakin lemas.
Tetaplah melakukan aktivitas ringan seperti berjalan, bekerja seperti biasa, atau olahraga ringan menjelang berbuka. Aktivitas fisik membantu menjaga metabolisme tubuh tetap aktif sehingga energi tidak mudah turun.
5. Tidur yang Cukup
Perubahan jadwal makan dan bangun sahur sering membuat waktu tidur menjadi berkurang. Kurang tidur dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, sulit fokus, dan kurang produktif saat berpuasa.
Usahakan tetap mendapatkan waktu tidur yang cukup dengan mengatur jadwal istirahat lebih awal di malam hari atau menambahkan waktu tidur singkat di siang hari jika memungkinkan.
Menjalankan puasa dengan tubuh yang bugar sebenarnya tidak sulit. Dengan memilih makanan sahur yang tepat, memenuhi kebutuhan cairan, tidak melewatkan sahur, tetap aktif, dan menjaga kualitas tidur, tubuh bisa tetap kuat sepanjang hari.
Puasa pun tidak lagi terasa berat, bahkan bisa dijalani dengan lebih sehat, fokus, dan produktif


