Pernah lihat iklan yang nulis harga asli jutaan, terus dicoret, dan harga jualnya cuma sepertiganya? Di atas kertas ini kedengarannya strategi bagus orang suka merasa dapat harga murah. Tapi kalau dipakai sembarangan, trik ini justru bisa bikin calon pembeli curiga duluan sebelum mereka sempat lihat produknya. Kenapa Harga Coret Bisa Berbalik Jadi Bumerang Harga coret …
Artikel
CS Cepat Bales, Kok Retur Malah Naik?
Respons cepat sering dianggap sebagai tanda CS yang bagus. Chat masuk langsung dibalas, calon customer nggak dibiarkan nunggu, lalu angka closing ikut naik. Kelihatannya semua beres. Tapi ada kasus yang menarik: setelah CS lambat diganti dengan orang yang lebih gercep, closing memang membaik—namun paket retur juga ikut naik. Masalahnya bukan karena customer berubah pikiran. CS …
Saldo Kepotong, Tagihan Iklan Tetap Ada. Harus Bayar Lagi?
Kamu menekan tombol bayar tagihan iklan. Saldo kartu langsung berkurang, tetapi dashboard malah menampilkan status pembayaran gagal. Tagihan tetap utuh, bahkan iklan bisa ikut berhenti. Situasi seperti ini bikin panik. Takut pembayaran pertama hilang, tapi kalau langsung bayar ulang, ada risiko saldo kepotong dua kali. Jadi, uangnya sebenarnya ada di mana? Saldo berkurang belum tentu …
Iklan Udah Dimatiin, Kok Tagihan Tetap Nongol Rp30 Juta?
Pernah nggak ngalamin momen horor kayak gini: semua campaign iklan udah lo matiin empat hari lalu. Tenang-tenang aja. Eh pagi ini buka dashboard, metode pembayaran ditolak. Dicek ke billing—ada tagihan yang nggak masuk akal nominalnya. Yang bikin tambah aneh, materi iklannya udah berubah. Gambar dan copy yang biasa dipakai, sekarang isinya produk yang bahkan nggak …
Edukasi Produk, Taruh di Iklan atau Landing Page?
Ada produk yang bisa langsung dipahami cuma dari satu foto dan harga. Ada juga produk yang bikin calon pembeli mikir: “Ini cara kerjanya gimana?”“Bedanya sama produk lain apa?”“Beneran cocok buat saya?”“Kalau nggak berhasil, gimana?” Masalahnya, banyak bisnis mencoba menjawab semua pertanyaan itu di satu tempat. Semua penjelasan dimasukkan ke iklan. Akibatnya, iklannya kepanjangan dan orang …
Order Meledak Tanpa Iklan: Rezeki atau Jebakan?
Bayangin ratusan order tiba-tiba masuk ke toko kita. Nggak ada iklan yang lagi dinaikin. Nggak ada konten viral. Nggak ada campaign khusus. Tapi dashboard terus bunyi dan pesanan makin numpuk. Reaksi pertama biasanya senang. Barang langsung dipacking supaya cepat dikirim. Masalahnya, lonjakan order yang nggak bisa dijelaskan belum tentu pertumbuhan. Bisa jadi itu anomali yang …
Paket COD Atas Nama Toko Kita, tapi Bukan Kiriman Kita
Customer menghubungi kita dengan nada marah. Paket COD yang baru diterimanya memakai nama toko kita, alamat penerimanya benar, bahkan nominal tagihannya juga sama. Masalahnya, isi paket tersebut bukan barang yang kita jual. Reaksi pertama biasanya panik. Kita mungkin langsung menyalahkan tim gudang, kurir, atau buru-buru menawarkan refund supaya masalah cepat selesai. Padahal sebelum mengambil keputusan, …
CS Closing, tapi Transfer ke Rekening Pribadi CS. Aman?
Punya CS yang jago closing tentu bikin senang. Chat ramai, customer percaya, lalu transaksi masuk. Tapi ada satu pertanyaan yang sering kelewat: Uangnya masuk ke rekening bisnis atau rekening pribadi CS? Masalah ini bukan cuma soal percaya atau nggak percaya sama orang. CS yang kelihatannya baik pun tetap bekerja di dalam sistem yang kita buat. …
Barangnya Benar, Kok Customer Tetap Nolak?
Bayangin kamu jual jam tangan. Produknya sesuai, alamat customer benar, dan paket sampai tepat waktu. Tapi sebelum dibuka, customer malah nolak. Awalnya gampang banget buat menyalahkan customer. “Paling cuma iseng.” “Mungkin berubah pikiran.” “Atau kurirnya nggak niat nganter.” Padahal setelah ditelusuri, masalahnya justru ada di packing. Jam tangan itu dikirim hanya menggunakan bubble wrap tanpa …
Retur COD Naik? Jangan Langsung Salahin Buyer
Status pengiriman menunjukkan “penerima menolak paket.” Karena merasa dirugikan, kita langsung menyimpulkan pembelinya nakal. Nomornya dimasukkan ke blacklist, lalu dianggap selesai. Masalahnya, saat pembeli dikonfirmasi, jawabannya malah berbeda: “Saya belum pernah ditelepon atau didatangi kurir.” Kalau cuma percaya satu keterangan di dashboard, kita berisiko menyalahkan orang yang belum tentu bersalah. Retur COD memang bisa terjadi …









