Iklan Lagi Winning, Stok Malah Habis. Harus Dimatiin?

Iklan Lagi Winning, Stok Malah Habis. Harus Dimatiin?

Setelah berkali-kali testing, akhirnya ketemu juga iklan yang bagus. Order masuk terus, biaya iklan masih aman, dan produknya mulai kelihatan punya potensi buat di-scale. Masalahnya, stok malah habis. Barang baru datang lima atau enam hari lagi. Kalau iklan dimatiin, sayang banget karena momentumnya sedang bagus. Tapi kalau diterusin, order bakal terus masuk sementara barangnya belum …

Continue reading →

Kerja Seharian, Closing Kurang, Gaji Jadi Nol?

Kerja Seharian, Closing Kurang, Gaji Jadi Nol?

Bayangin kita kerja jadi CS dari pagi sampai sore. Semua chat dibalas, customer di-follow up, pertanyaan dijawab satu-satu. Tapi karena closing hari itu kurang dari target, gaji harian dianggap hangus. Katanya sih adil. Kalau ada hasil, baru dibayar. Kalau nggak ada hasil, owner nggak perlu keluar biaya. Masalahnya, closing bukan cuma ditentukan oleh CS. CS …

Continue reading →

Omzet Masuk Terus, Modal Kok Makin Tipis?

Omzet Masuk Terus, Modal Kok Makin Tipis?

Orderan jalan. Transferan masuk hampir setiap hari. Kalau dilihat dari mutasi rekening, bisnis kelihatannya baik-baik aja. Tapi pas waktunya belanja stok, bayar iklan, atau nutup biaya operasional, uangnya malah kurang. Kok bisa? Sering kali masalahnya bukan karena bisnis nggak menghasilkan. Masalahnya, uang bisnis diambil sedikit-sedikit buat kebutuhan pribadi tanpa aturan yang jelas. Hari ini ambil …

Continue reading →

Baru Habis Rp20 Ribu, Produk Sudah Gagal?

Baru Habis Rp20 Ribu, Produk Sudah Gagal?

Iklan baru jalan sebentar. Budget yang terpakai sekitar Rp20 ribu. Belum ada order. Lalu muncul kesimpulan cepat: produknya nggak laku. Kesimpulan itu belum tentu salah. Produk yang kita tes memang bisa saja kurang menarik, terlalu mahal, atau nggak punya alasan kuat untuk dibeli. Tapi angka Rp20 ribu sendirian juga belum bisa menjelaskan bagian mana yang …

Continue reading →

Sudah Jago Digital Marketing, Masih Perlu Kuliah?

Sudah Jago Digital Marketing, Masih Perlu Kuliah?

Kalau seseorang sudah bisa menjalankan iklan, bikin konten, dan menghasilkan uang dari digital marketing, pertanyaan ini pasti muncul: Masih perlu kuliah nggak? Jawabannya bukan sekadar “perlu” atau “nggak perlu”. Semuanya tergantung apa yang ingin dicari dari kuliah. Teknik Digital Marketing Cepat Berubah Kalau tujuan kuliah cuma buat belajar cara pasang iklan Meta, menjalankan TikTok Ads, …

Continue reading →

CS Remote Harus Dipantau Terus?

CS Remote Harus Dipantau Terus?

CS kerja dari rumah dan pegang semua chat customer. Pertanyaannya, mereka perlu dilepas aja atau semua chat harus kita cek satu-satu? Kalau dilepas total, kita takut ada chat yang telat dibales, harga yang salah, atau transaksi yang nggak tercatat. Tapi kalau setiap percakapan dipantau terus, owner malah capek sendiri. CS juga bisa ngerasa selalu dicurigai. …

Continue reading →

Toko Rame Dua Bulan, Jangan Resign Dulu

Toko Rame Dua Bulan, Jangan Resign Dulu

Saat toko online mulai rame, pikiran buat resign biasanya ikut muncul. Rasanya masuk akal. Daripada energi habis buat kerja kantoran, mending fokus penuh ke bisnis sendiri. Apalagi kalau profit sebulan sudah mendekati atau bahkan melewati gaji. Masalahnya, bisnis yang lagi rame belum tentu bisnis yang sudah stabil. Produk yang hari ini laku bisa tiba-tiba sepi. …

Continue reading →

Modal Rp30 Ribu, Dijual Rp149 Ribu. Wajar atau Nipu?

Modal Rp30 Ribu, Dijual Rp149 Ribu. Wajar atau Nipu?

Modal barangnya Rp30 ribu, lalu dijual Rp149 ribu. Begitu melihat selisihnya, reaksi orang biasanya langsung terbagi dua. Ada yang bilang, “Wajar, namanya juga bisnis.” Ada juga yang merasa, “Markup segitu mah sudah keterlaluan.” Masalahnya, harga jual memang nggak bisa dinilai hanya dengan membandingkannya dengan harga barang dari supplier. Tapi di sisi lain, alasan “namanya juga …

Continue reading →

Status Retur Selesai, Barangnya ke Mana?

Status Retur Selesai, Barangnya ke Mana?

Di dashboard, status paket retur sudah berubah menjadi *return complete*. Artinya, paket dianggap sudah kembali ke seller. Tapi ketika tim mengecek rak gudang, barangnya nggak ada. Kurir merasa sudah menyerahkan. Sistem ekspedisi mencatat paket selesai. Marketplace juga sudah menutup proses retur. Masalahnya, nggak ada orang di gudang yang bisa memastikan kapan paket datang, siapa yang …

Continue reading →

Iklannya Menghasilkan, Orangnya Dibayar Seadanya

Iklannya Menghasilkan, Orangnya Dibayar Seadanya

Advertiser berhasil menjaga performa iklan. Setiap hari dia mantengin dashboard, mengecek kampanye, mengatur budget, mencoba materi baru, lalu menyusun laporan mingguan sampai bulanan. Tapi ketika hasil kerjanya mulai terasa, kompensasinya tetap diam di tempat. Dari sisi pemilik bisnis, alasannya kadang sederhana: *“Kan kerjanya cuma ngatur iklan.”* Masalahnya, nilai sebuah pekerjaan nggak bisa ditentukan dari nama …

Continue reading →

© 2018 - Loops.id