Brand Udah Gede, Mereknya Punya Siapa?

Brand Udah Gede, Mereknya Punya Siapa?

Banyak pemilik bisnis fokus membesarkan brand: desain makin rapi, iklan jalan terus, penjualan naik tiap bulan. Tapi ada satu pertanyaan yang sering terlewat. Nama brand yang dipakai itu, sudah terdaftar atau belum? Selama belum ada masalah, pertanyaan ini terasa nggak penting. Begitu ada pihak lain yang memakai nama serupa, atau ternyata nama yang kita pakai …

Continue reading →

Pembeli Sudah Transfer, Paket Malah Diretur. Kok Bisa?

Pembeli Sudah Transfer, Paket Malah Diretur. Kok Bisa?

Pembayaran di muka sering dianggap sebagai cara paling aman dalam jualan online. Pembeli sudah bayar, alamat sudah dikonfirmasi, dan barang sudah dikirim. Kita tinggal menunggu paket sampai ke tujuan. Tapi ternyata paket malah kembali ke gudang. Pembeli masih menunggu, status pengiriman nggak jelas, dan penjual baru sadar ketika paket sudah masuk proses retur. Akhirnya penjual …

Continue reading →

Bisnis Makin Gede, Sebenarnya Punya Siapa?

Bisnis Makin Gede, Sebenarnya Punya Siapa?

Waktu bisnis masih kecil, semuanya terasa sederhana. Satu orang keluar modal. Satu orang pegang pemasaran. Yang lain ngurus operasional. Rekening masih numpang rekening pribadi, akun iklan dibuat pakai email salah satu partner, dan stok disimpan di rumah siapa saja yang punya ruang kosong. Nggak ada perjanjian tertulis karena merasa sudah saling percaya. Masalahnya biasanya baru …

Continue reading →

CS AI Bisa Balas 24 Jam, tapi Bisa Beneran Closing?

CS AI Bisa Balas 24 Jam, tapi Bisa Beneran Closing?

CS AI kelihatannya seperti jawaban dari banyak masalah tim customer service. Bisa balas chat 24 jam, nggak pernah izin sakit, nggak minta libur, dan bisa menangani banyak percakapan sekaligus. Biayanya juga sering terlihat lebih murah dibanding menambah orang baru. Kedengarannya enak banget, kan? Tapi ada satu pertanyaan yang lebih penting: CS AI cuma bisa membalas …

Continue reading →

Barang Custom Udah Jadi, Pembeli Malah Cancel. Terus Mau Dijual ke Siapa?

Barang Custom Udah Jadi, Pembeli Malah Cancel. Terus Mau Dijual ke Siapa?

Jualan barang custom memang menarik. Pembeli bisa pesan produk yang benar-benar sesuai keinginannya—mulai dari nama, foto, warna, sampai desain khusus. Tapi ada satu risiko yang sering baru terasa setelah kejadian: Barangnya sudah selesai dibuat, eh pembelinya malah cancel. Kalau barang biasa, mungkin masih bisa dijual ke orang lain. Masalahnya, barang custom biasanya dibuat untuk satu …

Continue reading →

Kalau Bonus CS Cuma dari Closing, Jangan Heran Order Naik tapi Profit Turun

Kalau Bonus CS Cuma dari Closing, Jangan Heran Order Naik tapi Profit Turun

Banyak bisnis menganggap jumlah closing sebagai ukuran utama performa customer service. Logikanya sederhana: makin banyak order yang berhasil didapat, makin bagus kinerja CS dan makin besar bonusnya. Masalahnya, closing belum tentu menghasilkan uang. Order bisa saja masuk, tetapi alamatnya tidak lengkap, pembelinya sulit dihubungi, margin terlalu tipis, atau paket akhirnya gagal diterima. Di laporan, angka …

Continue reading →

Bisnis Berhenti Gara-Gara Satu Akun Iklan

Bisnis Berhenti Gara-Gara Satu Akun Iklan

Produk masih tersedia. Tim siap bekerja dan stok di gudang juga aman. Namun, penjualan tiba-tiba berhenti karena akun iklan dibatasi, diretas, kehilangan akses, atau mengalami masalah pembayaran. Situasi ini menunjukkan bahwa masalahnya bukan sekadar akun yang tidak bisa digunakan. Seluruh aliran customer ternyata bergantung pada satu pintu. Selama akun berjalan normal, ketergantungan tersebut mungkin tidak …

Continue reading →

Produknya Belum Terbukti, Sudah Keburu Produksi Seribu

Produknya Belum Terbukti, Sudah Keburu Produksi Seribu

Pabrik menawarkan harga per unit yang terlihat menarik. Kalau hanya memesan sedikit, harga produknya cukup tinggi. Namun, kalau bersedia memproduksi dalam jumlah besar, harga per unit bisa turun jauh. Penawaran ini terlihat menguntungkan. Masalahnya, produk tersebut belum pernah dijual. Kita belum tahu apakah pasarnya benar-benar ada, harga jualnya bisa diterima, atau varian yang dibuat sesuai …

Continue reading →

Order Marketplace Ramai, tapi Habis Dipotong Fee

Order Marketplace Ramai, tapi Habis Dipotong Fee

Di dashboard marketplace, omzet terlihat besar dan jumlah pesanan terus bertambah. Namun, ketika saldo dicairkan, uang yang diterima ternyata jauh lebih kecil dari nilai penjualan. Hal ini terjadi karena angka omzet belum memperhitungkan seluruh potongan dan biaya. Ada biaya admin, layanan, pembayaran, program promo, voucher, affiliate, iklan, subsidi ongkir, serta kemungkinan retur. Kalau semua biaya …

Continue reading →

Dapat Bintang Satu, Penjualan Toko Ikut Jatuh?

Dapat Bintang Satu, Penjualan Toko Ikut Jatuh?

Membangun rating toko membutuhkan waktu. Bisnis harus mengirim banyak pesanan, menjaga kualitas produk, membalas pertanyaan, menangani komplain, dan memberikan pengalaman yang konsisten. Namun, ulasan bintang satu bisa muncul hanya dalam beberapa detik. Ketika melihatnya, reaksi pertama kita mungkin ingin membantah, menyalahkan customer, meminta ulasan dihapus, atau menjelaskan bahwa kesalahan sebenarnya ada pada ekspedisi. Masalahnya, balasan …

Continue reading →

© 2018 - Loops.id