Modal dari Dia, Kerja dari Lo: Bagi Untungnya Gimana?

Modal dari Dia, Kerja dari Lo: Bagi Untungnya Gimana?

Satu orang keluar modal, satu orang lagi ngurus bisnis dari pagi sampai malam. Terus pembagian untungnya langsung ditentukan: 60% buat pemodal, 40% buat pengelola. Atau malah dibalik. Masalahnya, angka itu datang dari mana? Banyak partneran mulai dari menentukan persentase, padahal peran, risiko, dan tanggung jawabnya belum dihitung dengan jelas. Selama bisnis masih lancar, pembagian asal …

Continue reading →

Iklan Direm, Bisnis Ikut Mati? Berarti Kita Masih Nyewa Traffic

Iklan Direm, Bisnis Ikut Mati? Berarti Kita Masih Nyewa Traffic

Coba bayangin iklan dimatiin selama seminggu. Order masih masuk? Customer lama masih balik beli? Orang masih nyari nama brand kita? Atau penjualan langsung ikut berhenti? Kalau bisnis langsung sepi saat iklan direm, masalahnya bukan berarti iklan itu buruk. Bisa jadi selama ini kita cuma nyewa traffic, tetapi belum benar-benar membangun sumber penjualan sendiri. Ads tetap …

Continue reading →

Iklan Lagi Winning, Stok Malah Habis. Harus Dimatiin?

Iklan Lagi Winning, Stok Malah Habis. Harus Dimatiin?

Setelah berkali-kali testing, akhirnya ketemu juga iklan yang bagus. Order masuk terus, biaya iklan masih aman, dan produknya mulai kelihatan punya potensi buat di-scale. Masalahnya, stok malah habis. Barang baru datang lima atau enam hari lagi. Kalau iklan dimatiin, sayang banget karena momentumnya sedang bagus. Tapi kalau diterusin, order bakal terus masuk sementara barangnya belum …

Continue reading →

Kerja Seharian, Closing Kurang, Gaji Jadi Nol?

Kerja Seharian, Closing Kurang, Gaji Jadi Nol?

Bayangin kita kerja jadi CS dari pagi sampai sore. Semua chat dibalas, customer di-follow up, pertanyaan dijawab satu-satu. Tapi karena closing hari itu kurang dari target, gaji harian dianggap hangus. Katanya sih adil. Kalau ada hasil, baru dibayar. Kalau nggak ada hasil, owner nggak perlu keluar biaya. Masalahnya, closing bukan cuma ditentukan oleh CS. CS …

Continue reading →

Omzet Masuk Terus, Modal Kok Makin Tipis?

Omzet Masuk Terus, Modal Kok Makin Tipis?

Orderan jalan. Transferan masuk hampir setiap hari. Kalau dilihat dari mutasi rekening, bisnis kelihatannya baik-baik aja. Tapi pas waktunya belanja stok, bayar iklan, atau nutup biaya operasional, uangnya malah kurang. Kok bisa? Sering kali masalahnya bukan karena bisnis nggak menghasilkan. Masalahnya, uang bisnis diambil sedikit-sedikit buat kebutuhan pribadi tanpa aturan yang jelas. Hari ini ambil …

Continue reading →

Baru Habis Rp20 Ribu, Produk Sudah Gagal?

Baru Habis Rp20 Ribu, Produk Sudah Gagal?

Iklan baru jalan sebentar. Budget yang terpakai sekitar Rp20 ribu. Belum ada order. Lalu muncul kesimpulan cepat: produknya nggak laku. Kesimpulan itu belum tentu salah. Produk yang kita tes memang bisa saja kurang menarik, terlalu mahal, atau nggak punya alasan kuat untuk dibeli. Tapi angka Rp20 ribu sendirian juga belum bisa menjelaskan bagian mana yang …

Continue reading →

Sudah Jago Digital Marketing, Masih Perlu Kuliah?

Sudah Jago Digital Marketing, Masih Perlu Kuliah?

Kalau seseorang sudah bisa menjalankan iklan, bikin konten, dan menghasilkan uang dari digital marketing, pertanyaan ini pasti muncul: Masih perlu kuliah nggak? Jawabannya bukan sekadar “perlu” atau “nggak perlu”. Semuanya tergantung apa yang ingin dicari dari kuliah. Teknik Digital Marketing Cepat Berubah Kalau tujuan kuliah cuma buat belajar cara pasang iklan Meta, menjalankan TikTok Ads, …

Continue reading →

CS Remote Harus Dipantau Terus?

CS Remote Harus Dipantau Terus?

CS kerja dari rumah dan pegang semua chat customer. Pertanyaannya, mereka perlu dilepas aja atau semua chat harus kita cek satu-satu? Kalau dilepas total, kita takut ada chat yang telat dibales, harga yang salah, atau transaksi yang nggak tercatat. Tapi kalau setiap percakapan dipantau terus, owner malah capek sendiri. CS juga bisa ngerasa selalu dicurigai. …

Continue reading →

Toko Rame Dua Bulan, Jangan Resign Dulu

Toko Rame Dua Bulan, Jangan Resign Dulu

Saat toko online mulai rame, pikiran buat resign biasanya ikut muncul. Rasanya masuk akal. Daripada energi habis buat kerja kantoran, mending fokus penuh ke bisnis sendiri. Apalagi kalau profit sebulan sudah mendekati atau bahkan melewati gaji. Masalahnya, bisnis yang lagi rame belum tentu bisnis yang sudah stabil. Produk yang hari ini laku bisa tiba-tiba sepi. …

Continue reading →

© 2018 - Loops.id