Jualan Jujur, tapi Kenapa Customer Tetap Curiga?

Jualan Jujur, tapi Kenapa Customer Tetap Curiga?

Customer bilang takut barang yang datang nggak sesuai foto. Padahal foto produk kita asli. Testimoni sudah ada. Garansi juga sudah ditulis jelas. Kita nggak pernah berniat menipu siapa pun. Tapi customer tetap ragu. Masalahnya belum tentu ada di toko kita. Bisa jadi mereka pernah punya pengalaman buruk saat belanja di tempat lain: barangnya beda dari …

Continue reading →

Bukti Transfer Ada, Uangnya Nggak Masuk

Bukti Transfer Ada, Uangnya Nggak Masuk

Customer sudah mengirim bukti transfer. Tampilannya meyakinkan: ada nama, nominal, tanggal, dan status transaksi. Apakah ordernya langsung diproses? Jangan dulu. Screenshot hanya menunjukkan gambar yang dikirim customer. Gambar itu belum membuktikan bahwa uangnya sudah benar-benar masuk ke rekening kita. Transfernya bisa masih tertunda, salah tujuan, gagal diproses, atau bukti yang dikirim bukan transaksi yang sesuai. …

Continue reading →

Produk Laku Belum Tentu Bisnisnya Aman

Produk Laku Belum Tentu Bisnisnya Aman

Order mulai ramai. Stok bergerak cepat. Iklan juga sudah ketemu polanya. Di titik ini, respons yang paling sering muncul adalah menambah stok dan menaikkan budget iklan. Padahal sebelum scale, ada satu hal yang perlu diperiksa: apakah legalitas produknya sudah siap? Masalah legalitas sering baru dipikirkan setelah bisnis membesar. Selama produk masih laku dan belum ada …

Continue reading →

Stok Mati Nggak Sembuh Cuma Pakai Diskon

Stok Mati Nggak Sembuh Cuma Pakai Diskon

Stok mulai numpuk. Beberapa ukuran nggak bergerak. Warna tertentu masih memenuhi rak. Solusi pertama yang biasanya kepikiran: kasih diskon. Harganya dipotong 10 persen, belum laku. Turunin lagi. Tambah promo bundling. Kalau masih nggak bergerak, akhirnya dijual mendekati modal—bahkan rugi. Masalahnya, stok mati nggak selalu terjadi karena harganya kemahalan. Kadang barangnya memang sudah nggak dicari. Harga …

Continue reading →

Uang Terakhir Jangan Semuanya Dipakai Buat Modal Usaha

Uang Terakhir Jangan Semuanya Dipakai Buat Modal Usaha

Punya uang Rp50 juta memang kelihatan seperti modal yang cukup besar buat mulai bisnis. Masalahnya, angka di rekening nggak selalu sama dengan jumlah uang yang benar-benar siap dipakai buat usaha. Kalau uang itu masih dibutuhkan buat makan, bayar kontrakan, cicilan, sekolah anak, atau kebutuhan darurat, berarti fungsinya belum sepenuhnya sebagai modal. Sebagian dari uang tersebut …

Continue reading →

Iklannya Bagus, Barangnya Bikin Kecewa

Iklannya Bagus, Barangnya Bikin Kecewa

Iklan bisa kelihatan meyakinkan. Fotonya bagus, copywriting-nya rapi, dan order mulai masuk. Tapi masalah sebenarnya kadang baru muncul saat barang sampai ke customer. Bahannya ternyata tipis. Jahitannya kurang rapi. Warnanya beda dari foto. Ukurannya meleset. Atau produknya sekadar nggak sebagus kesan yang dibangun lewat iklan. Customer tentu nggak melihat siapa yang membuat foto atau menulis …

Continue reading →

Customer Cuma Read, Masih Perlu Dikejar?

Customer Cuma Read, Masih Perlu Dikejar?

Calon customer udah nanya produk. CS juga udah bales dengan lengkap. Tapi setelah itu, chat cuma dibaca. Nggak ada jawaban. Nggak ada order. Situasi kayak gini sering bikin CS bingung. Kalau nggak di-follow-up, takut kehilangan calon pembeli. Tapi kalau terus dikejar, takut customer malah risih. Jadi, harus gimana? Follow-up Bukan Sekadar Nanyain “Jadi Order?” Masalahnya …

Continue reading →

Target Penjualan Dibebanin ke Advertiser, Emang Adil?

Target Penjualan Dibebanin ke Advertiser, Emang Adil?

Advertiser berhasil ngejar target, lalu bonusnya dihitung dari jumlah penjualan. Sekilas sistem ini kelihatan adil: hasil bagus, bonus naik. Hasil turun, bonus ikut turun. Masalahnya, penjualan bukan cuma hasil kerja advertiser. Advertiser memang punya pengaruh besar terhadap iklan. Dia mengatur targeting, materi iklan, budget, pengujian, sampai efisiensi biaya. Tapi setelah orang mengeklik iklan, masih ada …

Continue reading →

200 Leads per CS, Masih Kepegang?

200 Leads per CS, Masih Kepegang?

Punya banyak leads memang kelihatan menyenangkan. Chat terus masuk, calon pembeli terus bertanya, dan CS terlihat sibuk dari pagi sampai malam. Tapi CS yang sibuk belum tentu produktif. Kalau satu CS harus menangani terlalu banyak leads, biasanya dia cuma sempat membalas chat yang baru masuk. Chat lama nggak sempat di-follow up, komplain terlambat ditangani, dan …

Continue reading →

Pencairan COD Mulai Telat? Jangan Anggap Gangguan Biasa

Pencairan COD Mulai Telat? Jangan Anggap Gangguan Biasa

Paket sudah diterima pembeli belum berarti uang penjualan sudah aman di rekening kita. Dalam transaksi COD, uang biasanya masih melewati proses pencatatan dan pencairan dari ekspedisi atau agregator. Karena itu, ketika jadwal pencairan mulai mundur, masalahnya bukan cuma soal menunggu beberapa hari lebih lama. Yang perlu diperhatikan adalah berapa banyak saldo yang masih tertahan. Kalau …

Continue reading →

© 2018 - Loops.id