Semakin Absurd, Semakin Laku? Ini yang Terjadi di Bisnis Aldi’s Burger

Semakin Absurd, Semakin Laku? Ini yang Terjadi di Bisnis Aldi’s Burger

Di dunia bisnis yang penuh teori, strategi rapi, dan guideline “profesional”, tiba-tiba muncul satu fenomena yang bikin banyak orang garuk kepala:

Kontennya aneh.
Cara jualannya nyeleneh.
Tapi… produknya laku keras.

Fenomena ini terlihat jelas di bisnis burger milik Aldi Taher.

Pertanyaannya:
ini kebetulan, atau memang ada strateginya?


Ketika “Absurd” Jadi Strategi, Bukan Kesalahan

Kalau dilihat sekilas, cara promosi Aldi terlihat seperti “asal posting”:

  • Caption random
  • Kalimat tidak nyambung
  • Nama-nama yang tidak relevan
  • Bahkan terkesan seperti spam

Tapi justru di situlah kekuatannya.

Di era di mana semua brand berlomba terlihat “rapi dan profesional”, konten absurd jadi pattern interrupt — sesuatu yang memaksa orang berhenti scroll.

Orang tidak langsung beli.
Tapi mereka berhenti, baca, lalu… tertawa.

Dan dari situ, perhatian terjadi.


Attention Lebih Mahal dari Produk

Banyak bisnis fokus memperbaiki produk:

  • rasa harus enak
  • kemasan harus bagus
  • harga harus kompetitif

Semua itu penting. Tapi ada satu hal yang sering dilupakan:

Kalau tidak ada yang memperhatikan, tidak ada yang akan membeli.

Yang dilakukan Aldi Taher sangat sederhana tapi powerful:

Dia tidak berusaha terlihat “benar”, dia berusaha terlihat “berbeda”.

Dan hasilnya?

  • Kontennya dibagikan
  • Dibicarakan
  • Dijadikan meme

Tanpa biaya iklan besar, brand-nya menyebar.


Dari Hiburan ke Transaksi

Banyak yang mengira orang beli hanya karena penasaran.

Itu tidak sepenuhnya salah.
Tapi ada proses yang terjadi:

  1. Konten absurd → menarik perhatian
  2. Perhatian → jadi pembicaraan
  3. Pembicaraan → jadi rasa penasaran
  4. Penasaran → jadi pembelian

Artinya, konten bukan langsung jualan.
Tapi membangun jalur menuju penjualan.

Di sinilah banyak brand gagal — mereka terlalu cepat jualan tanpa membangun atensi.


Produk Boleh Biasa, Cerita Harus Luar Biasa

Kalau ditarik lebih dalam, strategi ini menunjukkan satu hal penting:

Produk tidak harus unik. Tapi cara bercerita harus unik.

Burger? Banyak.
Tapi:

  • gaya komunikasi
  • tone konten
  • personality brand

Itu yang membuat Aldi’s Burger berbeda.


Tapi Hati-Hati: Tidak Semua Bisa Meniru

Di sini banyak orang salah kaprah.

Mereka melihat hasilnya, lalu mencoba:
“ya udah, bikin konten aneh juga”

Masalahnya:
👉 Absurd tanpa arah = bikin bingung
👉 Absurd tanpa karakter = terlihat murahan

Yang membuat ini berhasil adalah:

  • konsistensi persona
  • keberanian tampil beda
  • dan identitas yang kuat dari Aldi Taher itu sendiri

Pelajaran untuk Bisnis di 2026

Dari fenomena ini, ada satu kesimpulan yang cukup “menampar”:

Yang paling dilihat, bukan yang paling sempurna. Tapi yang paling berbeda.

Di tengah lautan konten yang seragam, kadang justru:

  • yang aneh → menang perhatian
  • yang nyeleneh → menang engagement
  • yang tidak biasa → menang pasar

Penutup

Apakah berarti semua bisnis harus jadi absurd?

Tidak.

Tapi satu hal yang jelas:
terlalu normal hari ini adalah cara tercepat untuk tidak terlihat.

Dan Aldi’s Burger sudah membuktikan itu.


Kalau bisnis lo hari ini sepi, mungkin bukan produknya yang salah.

Mungkin…
cara lo terlihat masih terlalu biasa.

Leave a Reply

© 2018 - Loops.id